MAN Sibolga Ikuti Simulasi OSN Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2025

Sebagai bentuk keseriusan dalam menyiapkan siswa berprestasi di bidang akademik, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sibolga turut ambil bagian dalam kegiatan Simulasi Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Kabupaten/Kota Jenjang SMA Tahun 2025, yang dilaksanakan serentak secara daring pada Rabu, 4 Juni 2025.

Sibolga (Humas) — Sebagai bentuk keseriusan dalam menyiapkan siswa berprestasi di bidang akademik, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sibolga turut ambil bagian dalam kegiatan Simulasi Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Kabupaten/Kota Jenjang SMA Tahun 2025, yang dilaksanakan serentak secara daring pada Rabu, 4 Juni 2025.
Simulasi ini merupakan tahapan awal sebelum pelaksanaan OSN tingkat kabupaten/kota yang sesungguhnya. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) melalui sistem online guna mengukur kesiapan teknis dan akademik peserta, sekaligus mengenalkan pola dan sistem pengerjaan soal berbasis komputer.
Dalam kegiatan ini, MAN Sibolga mengikutsertakan siswa-siswi terbaik dari berbagai bidang lomba, seperti Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Astronomi, Ekonomi, Informatika, dan Geografi. Seluruh peserta mengikuti simulasi di ruang laboratorium komputer madrasah dengan pengawasan ketat oleh guru pembina dan panitia lokal madrasah.
Kepala MAN Sibolga, Nurul Oktaviana Mekawati, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam simulasi ini merupakan bagian dari pembinaan jangka panjang yang telah dilakukan madrasah dalam membangun budaya ilmiah di kalangan siswa.
“Simulasi ini bukan hanya untuk uji coba teknis, tetapi juga sebagai latihan mental dan strategi dalam menghadapi soal-soal berstandar nasional. Kami ingin siswa-siswa kami tidak hanya siap dalam kemampuan, tetapi juga tenang dalam menghadapi tantangan akademik,” ujarnya.
Simulasi OSN menggunakan sistem Computer Based Test (CBT), dengan waktu pengerjaan terbatas sesuai bidang lomba. Soal-soal yang diberikan mengacu pada standar OSN nasional, dengan tingkat kesulitan tinggi serta menguji kemampuan berpikir kritis, logika, dan penguasaan konsep secara mendalam.
Guru pembina bidang OSN, Fedirman Lase, menuturkan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk melatih kecepatan dan ketepatan siswa dalam menjawab soal berbasis komputer. Ia juga menyebut bahwa simulasi ini menjadi bahan evaluasi untuk menentukan strategi pembinaan selanjutnya menjelang pelaksanaan OSN tingkat kabupaten/kota yang dijadwalkan akhir bulan Juni.
“Setelah ini, kami akan merekap hasil simulasi, lalu menyusun pola pembinaan yang lebih fokus pada kelemahan-kelemahan yang muncul. Tujuannya agar siswa lebih siap dan percaya diri saat kompetisi sebenarnya,” ujarnya.
Salah satu peserta simulasi, Habis Husein, mengaku bahwa simulasi ini sangat membantu dirinya memahami ritme ujian digital. “Soalnya menantang, tapi sangat bermanfaat sebagai latihan. Saya jadi tahu harus lebih banyak belajar soal analisis data dan eksperimen,” katanya.
Pelaksanaan simulasi berjalan lancar tanpa kendala berarti. Tim IT madrasah turut membantu memastikan koneksi internet stabil, perangkat berfungsi optimal, dan sistem CBT dapat diakses dengan baik oleh seluruh peserta.
Dengan berpartisipasi aktif dalam simulasi ini, MAN Sibolga menunjukkan konsistensinya dalam mendukung program nasional peningkatan mutu pendidikan melalui prestasi olimpiade. Madrasah ini juga terus berkomitmen membina siswa untuk tidak hanya unggul dalam nilai, tetapi juga kompeten dalam ajang kompetisi ilmiah tingkat regional maupun nasional. (IMS)

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT