
Sibolga (Humas) – Madrasah Aliyah Negeri Sibolga menerima kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam rangka pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi kebencanaan bagi peserta didik. Kegiatan yang berlangsung di aula MAN Sibolga pada Kamis 23/07/26 tersebut menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan menghadapi situasi darurat, sekaligus memperkuat pendidikan karakter yang kontekstual.
Kehadiran mahasiswa KKN dari Universitas Gadjah Mada, salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia, disambut hangat oleh keluarga besar MAN Sibolga. Kolaborasi ini menjadi momentum yang berharga bagi madrasah untuk menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga membangun kesiapsiagaan, kepedulian, dan kemampuan peserta didik dalam menghadapi berbagai kondisi di lingkungan sekitar. Rangkaian kegiatan diawali dengan edukasi mitigasi bencana yang memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya mengenali potensi bencana, langkah-langkah pencegahan, serta tindakan yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah terjadi bencana. Materi tersebut disampaikan secara interaktif sehingga peserta didik dapat memahami pentingnya budaya sadar bencana sejak usia sekolah.
Selanjutnya, mahasiswa KKN UGM memberikan sosialisasi dan role play pertolongan pertama (First Aid). Melalui simulasi yang melibatkan peserta didik secara langsung, siswa diperkenalkan dengan teknik dasar memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan maupun kondisi darurat lainnya. Pendekatan praktik ini memberikan pengalaman belajar yang lebih nyata sehingga siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkannya dengan benar.
Materi berikutnya membahas Psychological First Aid (PFA) atau pertolongan pertama psikologis. Dalam sesi ini, peserta didik diberikan pemahaman mengenai pentingnya memberikan dukungan emosional kepada korban bencana maupun individu yang mengalami tekanan psikologis. Mahasiswa KKN menjelaskan bahwa pemulihan mental merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses penanganan bencana sehingga kepedulian terhadap kondisi psikologis sesama menjadi keterampilan yang penting dimiliki oleh generasi muda.
Kepala MAN Sibolga, Nurul Oktaviana Mekawati, menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN Universitas Gadjah Mada yang telah memilih MAN Sibolga sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program edukasi. “Kami menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa KKN Universitas Gadjah Mada yang telah berbagi ilmu dan pengalaman kepada peserta didik kami. Kehadiran mahasiswa dari salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia menjadi motivasi tersendiri bagi siswa untuk terus belajar, bercita-cita tinggi, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan. Materi yang diberikan juga sangat relevan dengan kondisi lingkungan sehingga memberikan manfaat nyata bagi peserta didik,” ungkapnya.
Nurul menambahkan bahwa pendidikan di madrasah harus mampu menjawab kebutuhan zaman melalui pembelajaran yang kontekstual dan aplikatif. Karena itu, kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkaya pengalaman belajar siswa.“Madrasah tidak hanya mengajarkan ilmu di dalam kelas, tetapi juga membekali peserta didik dengan keterampilan hidup, kemampuan berpikir kritis, kepedulian sosial, serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai situasi. Kolaborasi seperti ini sangat mendukung terwujudnya pembelajaran yang bermakna dan berdampak,” tambahnya.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti setiap sesi dengan antusias. Diskusi interaktif, praktik langsung, dan simulasi yang diberikan membuat suasana pembelajaran menjadi lebih menarik sekaligus meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi yang disampaikan.Bagi MAN Sibolga, kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendidikan terbaik lahir melalui sinergi antara madrasah dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas wawasan peserta didik, menumbuhkan budaya belajar sepanjang hayat, serta memotivasi mereka untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik di Indonesia.
Melalui kegiatan bersama mahasiswa KKN Universitas Gadjah Mada ini, MAN Sibolga kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan yang adaptif, relevan, dan berorientasi pada pengembangan karakter serta kompetensi peserta didik. Dengan bekal ilmu pengetahuan, keterampilan, dan kepedulian terhadap sesama, madrasah optimistis mampu melahirkan generasi yang unggul, tangguh, dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (IMS)










Suara Tamu
Tinggalkan Komentar