Kepala MAN Sibolga Buka Sumatra Akhir Berbasis Digital

Mengawali pelaksanaan penilaian akhir tahun pelajaran 2024/2025, Madrasah Aliyah Negeri Sibolga menggelar pembukaan resmi Sumatif Akhir Tahun (SAT) pada Senin pagi, 26 Mei 2025, di halaman madrasah.

Kepala MAN Sibolga Buka Sumatif Akhir Tahun Berbasis Digital

  • 16


Sibolga (Humas) — Mengawali pelaksanaan penilaian akhir tahun pelajaran 2024/2025, Madrasah Aliyah Negeri Sibolga menggelar pembukaan resmi Sumatif Akhir Tahun (SAT) pada Senin pagi, 26 Mei 2025, di halaman madrasah. Acara pembukaan ini dihadiri oleh seluruh siswa kelas X dan XI, dewan guru, serta jajaran tenaga kependidikan. Sumatif Akhir Tahun kali ini mengusung semangat digitalisasi penilaian, dengan seluruh proses ujian dilakukan secara daring melalui aplikasi Madaris, platform asesmen yang telah diadopsi madrasah dalam beberapa tahun terakhir. Pembukaan berlangsung dalam suasana tertib, dengan pengarahan langsung dari Kepala MAN Sibolga, Nurul Oktaviana Mekawati.

Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya ujian sebagai bagian dari proses belajar, bukan hanya sekadar formalitas pengumpulan nilai. Ia juga mengajak para siswa untuk menjadikan SAT sebagai momentum mengukur pemahaman secara jujur dan bertanggung jawab.
“Sumatif ini bukan sekadar pengujian akademik, tapi bagian dari proses pembentukan karakter. Integritas, kejujuran, dan kemandirian kalian dalam mengerjakan soal adalah cerminan kedewasaan berpikir dan belajar. Gunakan kesempatan ini untuk menunjukkan kualitas terbaik diri kalian,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kepala Madrasah menyampaikan bahwa pelaksanaan ujian berbasis aplikasi Madaris merupakan bentuk adaptasi terhadap tuntutan zaman, sekaligus bagian dari strategi madrasah dalam mendukung literasi digital siswa. Ujian tidak lagi dilakukan secara manual, tetapi melalui perangkat digital yang diawasi langsung oleh guru pengawas di setiap ruang. Sumatif Akhir Tahun ini dijadwalkan berlangsung selama 10 hari kerja, dengan mata pelajaran yang diujikan meliputi seluruh mapel umum dan keagamaan. Soal-soal dirancang dengan model HOTS (Higher Order Thinking Skills), serta mengintegrasikan aspek literasi dan numerasi sesuai dengan arah kebijakan pendidikan nasional berbasis Kurikulum Merdeka.

Wakil Kepala Madrasah bidang akademik, Azwan Amin, menjelaskan bahwa seluruh soal telah diinput ke sistem aplikasi dengan enkripsi khusus agar tidak mudah dibocorkan, serta penjadwalan dilakukan secara bertahap agar pelaksanaan tetap tertib. “Aplikasi Madaris tidak hanya memudahkan guru dalam manajemen ujian, tetapi juga melatih siswa untuk terbiasa berpikir kritis, menyusun jawaban dalam waktu yang ditentukan, dan menyelesaikan ujian secara mandiri,” katanya saat ditemui seusai pembukaan. Para siswa tampak antusias dan siap menghadapi ujian. Sebelum ujian dimulai, mereka diarahkan oleh guru piket untuk memastikan login akun masing-masing, mengecek perangkat yang digunakan, serta membaca petunjuk teknis pelaksanaan ujian di layar masing-masing.

Guru-guru pengawas pun telah diberikan pengarahan terkait pengawasan berbasis digital. Setiap ruang kelas diawasi oleh dua guru yang bertugas memastikan siswa mengikuti ujian dengan tertib, serta memantau kelancaran teknis penggunaan aplikasi. Sumatif Akhir Tahun tidak hanya menjadi evaluasi belajar siswa, tetapi juga menjadi refleksi kinerja guru dan efektivitas pembelajaran selama satu tahun pelajaran. Oleh karena itu, MAN Sibolga berupaya menyelenggarakannya secara profesional, transparan, dan akuntabel. Dalam penutup sambutannya, Kepala MAN Sibolga memberikan semangat kepada siswa agar tetap menjaga kesehatan, disiplin waktu, dan menjauhi segala bentuk kecurangan.

“Jangan takut pada soal yang sulit, tapi takutlah jika kita menyerah sebelum mencoba. Tugas kalian adalah berusaha sebaik mungkin. Hasilnya biarlah menjadi cerminan usaha, bukan rekayasa,” tuturnya, disambut tepuk tangan siswa. Dengan dibukanya secara resmi kegiatan Sumatif Akhir Tahun ini, MAN Sibolga menegaskan komitmennya untuk terus bergerak maju sebagai madrasah yang adaptif terhadap teknologi, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dan integritas dalam seluruh proses pendidikan. (IMS)

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT