Jelang Idul Adha, MA Sibolga Matangkan Persiapan Kurban

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 H yang diperkirakan jatuh pada 6 Juni mendatang, Madrasah Aliyah Negeri Sibolga menggelar rapat persiapan penyelenggaraan ibadah kurban pada Sabtu pagi, 31 Mei 2025. Rapat ini dihadiri oleh kepala madrasah, para wakil kepala, kepala tata usaha, serta perwakilan tenaga pendidik dan kependidikan.

Sibolga (Humas) — Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 H yang diperkirakan jatuh pada 6 Juni mendatang, Madrasah Aliyah Negeri Sibolga menggelar rapat persiapan penyelenggaraan ibadah kurban pada Sabtu pagi, 31 Mei 2025. Rapat ini dihadiri oleh kepala madrasah, para wakil kepala, kepala tata usaha, serta perwakilan tenaga pendidik dan kependidikan.
Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa tahun ini, dua ekor hewan kurban jenis sapi akan disembelih di lingkungan madrasah. Hewan kurban tersebut merupakan hasil dari partisipasi dan iuran bersama para guru dan pegawai MAN Sibolga, yang setiap tahunnya secara sukarela ikut serta dalam program kurban kolektif sebagai bentuk ibadah dan kepedulian sosial.
Penyembelihan hewan kurban direncanakan akan dilaksanakan pada Hari Tasyrik pertama, yakni sehari setelah pelaksanaan salat Idul Adha. Proses penyembelihan, pemotongan, hingga pendistribusian daging akan melibatkan panitia yang terdiri dari guru dan staf, serta melibatkan siswa sebagai bagian dari pembelajaran langsung di lapangan.
Kepala MAN Sibolga, Nurul Oktaviana Mekawati, dalam arahannya menyampaikan bahwa kurban di madrasah bukan hanya seremoni tahunan, melainkan bagian dari proses pendidikan karakter dan pembiasaan nilai-nilai keikhlasan, berbagi, serta keteladanan dalam beragama.
“Kurban adalah ibadah yang mengajarkan makna pengorbanan dan kepedulian sosial. Di MAN Sibolga, kami tidak hanya ingin menjalankannya sebagai ritual, tapi juga sebagai sarana pembelajaran bagi peserta didik tentang nilai-nilai ketauhidan, solidaritas, dan keikhlasan,” ujarnya dalam rapat.
Beliau juga menambahkan bahwa seluruh siswa akan diarahkan untuk terlibat aktif, mulai dari proses pemotongan, pendistribusian, hingga kegiatan sosial berbagi kepada warga sekitar yang membutuhkan. Keterlibatan ini diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial dalam diri siswa.
Ketua panitia pelaksanaan kurban, Zulkifli Pulungan, menyampaikan bahwa pembagian daging kurban akan difokuskan pada dua sasaran utama warga madrasah (siswa dan keluarga besar guru serta pegawai), serta masyarakat sekitar lingkungan madrasah, khususnya yang berada dalam kategori kurang mampu. Data penerima manfaat akan dihimpun oleh panitia beberapa hari sebelum pelaksanaan. "seluruh proses pemotongan dan pendistribusian akan mengacu pada standar kebersihan dan syariat Islam. Selain itu, panitia juga akan bekerja sama untuk memastikan pelaksanaan berjalan lancar dan penuh keberkahan" ujarnya.
Guru-guru yang hadir dalam rapat menyambut baik rencana tersebut. Mereka sepakat bahwa pelaksanaan kurban di madrasah merupakan salah satu bentuk nyata dari pendidikan berbasis nilai-nilai Islam yang harus tetap dijaga dan dilestarikan.
Dengan rapat persiapan yang matang, MAN Sibolga kembali menunjukkan komitmennya dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman ke dalam kehidupan sekolah secara nyata dan aplikatif. Kurban bukan hanya perintah agama, tapi juga momentum untuk membangun empati, memperkuat ukhuwah, dan mendidik generasi muda agar peduli terhadap sesama. (IMS)

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT